Rabu, 23 Januari 2013

kamera Rangefinder



Mendengar kata Rangefinder, maka yang terbayang adalah sebuah kamera “jadul” yang serba manual, namun pada kenyataannya tidak seperti itu. Sebab sejak 2004 telah diperkenalkan kamera Rangefinder Digital pertama, yakni R-D1 dibuat oleh Epson, dan dua tahun kemudian Leica merilis kamera Rangefinder digital M8, lalu disusul M9.

Secara fisik, pada kamera Rangefinder terdapat
dua buah kotak, yang satu Rangefinder berfungsi sebagai jendela bidik, dan satunya lagi untuk membantu fokus.

Istiah rangefinder sendiri mengacu pada suatu alat bantu fokus yang terdapat dalam sebuah kamera. Sistem pencarian fokus kamera Rangefinder tidak melalui cermin pentaprism seperti DSLR/SLR, namun dengan menyatukan dua buah gambar (satu dari viewfinder, dan satunya lagi dari lensa), maka jarak fokus pun ditemukan.

Kelebihan kamera Rangefinder dibanding DSLR:

- Body lebih ringkas dan ringan, karena tidak menggunakan cermin Pentaprism
- Fokus lebih cepat karena dengan sistem penumpukan gambar, sedangkan DSLR/SLR berdasarkan feeling.
- Viewfinder lebih terang

Kekurangan kamera Rangefinder dibanding DSLR:

- Mahal
- Ketersediaan lensa dan aksesori tidak sebanyak DSLR/SLR
- Tidak ada tombol kontrol Depth of Field, merekam video, dan pendeteksi wajah seperti DSLR modern.

dikutip dari detik.com
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar